Muhammad sudah menjadi anak yatim
saat ia dalam kandungan,ayahnya Abdulloh meninggal saat Muhammad dalam
kandungan,ibunya Siti Aminah meninngal saat ia balita,kemudian ia diasuh oleh
kakeknya,namun tidak berapa lama kakekpun meninggal,kemudian ia diasuh oleh
pamanya Abu Tholib.Abu tholib menyayangi Muhammad seperti anaknya sendiri,Abu tholib bekerja sebagai
pedagang,suatu ketika Muhammad dibawa berdagang negri Syam.
SAAT DI DESA
BUSRO,ABU THOLIB KETEMU PENDETA BUGHOIROH,PENDETA TAHU TANDA-TANDA KENABIAN
YANG ADA DI DIRI MUHAMMAD DAN MENASEHATKAN,AGAR ABU THOLIB JANGAN MENERUSKAN
JALAN,KARENA BILA TANDA-TANDA KENABIAN MUHAMMAD DIKETAHUI OLEH ORANG JAHAT MUHAMMAD KECIL BISA
DIBUNUH,kemudian Abu Tholib balik arah,dan Muhammad kecil selamat dari
pembunuhan,amien.
![]() |
| Add caption |
Setelah beranjak remaja Muhammad
bekerja menggembalakan domba kemudian berdagang, KARENA
KEJUJURANYA MUHAMMAD DIBERI GELAR
AL-AMIN,YANG ARTINYA DAPAT DIPERCAYA,muhammad tidak hanya berdagang di
daerah Arab,namun juga daerah sekitar arab,ia bekerja sama dengan saudagar yang
kaya raya bernama Siti khotijah,yang kemudian menjadi istrinya,namun setelah 28
tahun perkawinanya,khotijah meninggal,selama perkawinanya dengan khotijah,ia
tidak berpoligami,khotijah sangat membantu untuk perjuangan islam,dan ia orang
pertama yang masuk islam,saat Muhammad dakwah islam,amin,
Muhammad diangkat menjadi rosul saat usia 40 tahun,saat berdakwah Beliau banyak mengalami penolakan,penghinaan,juga banyak siksaan,tapi iaterima dengan penuh kesabaran,pernah saat beliau sujud sholat,dijatuhi kotoran domba,bahkan saat beliau dakwah di THOIF ,BELIAU BUKAN MENDAPAT SAMBUTAN MELAINKAN LEMPARAN DEMI LEMPARAN HINGGA BADAN BELIAU BANYAK MENGALAMI LUKA,SAAT BELIAU ISTIRAHAT DI KEBUN ANGGUR,MALAIKAT JIBRIL MENEMUI,BELIAU ,BILA MUHAMMAD MENGHENDAKI MALAIKAT JIBRIL MAMPU MENGHANCURKAN THAIF DENGAN GUNUNG YANG ADA DI KIRI DAN KANAN TEMPAT ITU, TAPI APA KATA MUHAMMAD,"JANGAN,BIARLAH NANTI ANAK ATAU CUCU MEREKA YANG DATANG KEPADAKU."bersambung ke M
UHAMMAD ROSULULLOH 2 DAN SETERUSNYA,terimakasih

No comments:
Post a Comment